Monday, November 12, 2018

Mudahnya Membeli Asuransi di happyOne.id


Asuransi?
Males ah nanya doank langsung dikejar terus sama agen nya, ribet harus janjian ketemuan buat dijelasin. Kalau udah deal harus janjian lagi ambil polisnya.
Siapa yang punya pengalaman serupa tersebut? Jangan salahkan agen karena memang tugas mereka untuk mencari nasabah, dan sebenarnya pun tidak semua agen asuransi seperti itu. Nah, buat kalian yang udah keburu "males" kalau mau tanya-tanya asuransi ke agen, bisa coba buka situs happyOne.id, e-commerce platform terbaru dari asuransi Astra. Disana kita bebas mau mempelajari produk nya sampai kita yakin tanpa perlu merasa "dikejar". Dan plus nya lagi lebih informatif (gak dapat dipungkiri kadang demi prospek deal ada beberapa hal yang di "sembunyikan", sekali lagi hanya pada beberapa agen saja).

Yang menarik dari happyOne.id adalah namanya, yang membuat saya merasa bahagia memiliki asuransi, ditambah lagi dengan tagline nya "my-all-in-one insurance" yang bukan sekedar tagline, karena saat membuka situs nya kita sudah dapat melihat penawaran bundling perlindungan all-in-one tersebut. 


Kemudahan Membeli Asuransi di happyOne id

Dalam rangka memperluas pasar penjualan asuransi untuk berbagai golongan masyarakat, Asuransi Astra ingin menawarkan produk-produk terbaru yang dapat bermanfaat untuk seluruh lapisan masyarakat, dari mulai usia muda hingga keluarga yang membutuhkan perlindungan tanpa perlu mengeluarkan biaya yang besar.

Ini terlihat dari produk-produk yang ditampilkan pada website www.happyone.id dimana premi terkecil yang ditawarkan dimulai dari Rp 10.000 (sepuluh ribu rupiah) untuk produk happyMe Micro (asuransi kecelakaan diri)! Woww, antara yakin dan gak yakin liatnya sih, tapi ternyata gak PHP donk, beneran ada!! Oh iya, daritadi saya sebut happyOne.id terus tapi belum kenalin kalau happyOne.id merupakan situs penjualan berbagai jenis asuransi, seperti :
  • Asuransi Kecelakaan Diri (happyMe/ happyMe Micro)
  • Asuransi Pendidikan (happyEdu/ happyEdu Micro)
  • Asuransi Kebakaran (happyHome)
  • Asuransi Perjalanan (happyTrip).

premi murah happyOne.id
Premi MULAI dari Rp 10.000 (sepuluh ribu rupiah)

Proses membelinya pun tergolong mudah alias gak ribet, hanya memerlukan 4 (empat) langkah sebagai berikut :

1. Pilih Perlindungan

  • Pilih nilai premi atau pertanggungan mana yang sesuai dengan kebutuhan kita saat ini, kalau masih ragu, di setiap perlindungan yang kita pilih ada ringkasan informasi produk mengenai pertangunggan tersebut.
pilihan perlindungan di happyOne.id
Pilihan Perlindungan di happyOne.id


2. Daftar dan Isi Data Diri

  • Daftarkan OneID kamu dan lengkapi data diri sebenar-benarnya (jangan pakai data diri mantan yaa :P). 
pendaftaran OneID
Klik "DAFTAR" Untuk Pendaftaran OneID

pendaftaran OneID
Isi Data Diri Dengan Lengkap


3. Bayar

  • Lakukan pembayaran premi sesuai metode pembayaran yang diinginkan. Pilihan pembayaran saat ini menggunakan BCA KlikPay dan Virtual Account Permata Bank.
metode pembayaran happyOne.id
Metode Pembayaran happyOne,id

  • Setelah selesai isi semua data dengan lengkap dan memilih metode pembayaran, akan diminta memasukkan kode verifikasi yang dikirimkan ke email. Kode ini harus dimasukkan sebelum 15 menit. Kalau lewat dari itu pilih "kirim ulang token" yang ada di bawah tombol verifikasi.
Verifikasi OneID
Verifikasi OneID
menunggu pembayaran polis asuransi
Transaksi Diproses dan Menunggu Pembayaran

4. Polis Diterima

  • Terima e-polis melalui email yang didaftarkan atau unduh e-polis melalui menu pesanan. Polis akan aktif 3 (tiga) hari setelah pembayaran berhasil dan e-polis akan dikirimkan melalui email maksimal 1x24 jam.

Bagi saya proses membeli asuransi di happyOne.id ini mudah banget, gak perlu isi form berlembar-lembar, gak perlu bolak balik janjian offline, gak perlu fotocopy ini itu. Dari proses pendaftaran OneID sampai pembayaran hanya memakan waktu paling lama 10 menit (kalau saya lama cari KTP di folder foto :-D).

OneID

Pada situs happyOne.id, customer diperkenalkan dengan konsep OneID dimana setiap customer yang ingin melakukan transaksi, harus mendaftarkan email yang nantinya akan tercatat sebagai OneID. Dengan OneID ini, customer dapat melakukan transaksi pembelian polis dengan lebih mudah hingga cek riwayat polis yang dimiliki.

OneID dibuat ketika customer akan melakukan pembelian (mendaftarkan account baru), dan cukup hanya dengan mengisi data Nama Depan, Nama Belakang, Email, Nomor handphone, dan Password. Setelah itu nasabah dapat langsung melakukan pembelian polis asuransi yang diminati.

Sesuai dengan namanya happyOne.id, Asuransi Astra berharap para nasabahnya menjadi lebih bahagia dengan adanya e-commerce platform ini, hal tersebut dapat dilihat dari konten-konten yang terdapat dalam social media happyOne.id yang berisikan tips-tips bahagia untuk para followersnya. Let's #BeTheHappyOne!! (^.^)v


Wednesday, October 31, 2018

Biaya Sekolah Kelas Bermain di BSD Tangerang

Berawal dari Hill yang semakin aktif dan mulai terpengaruh nonton you tube karena ada salah satu anggota keluarga yang setiap saat nonton you tube di handphone dan kebetulan selalu dilihat oleh Hill (dan saya pun langsung teringat kalimat : "anak-anak merupakan peniru yang handal"). Yang akhirnya berujung drama setiap kali smartphone diambil dari wajahnya, bukan hanya sekedar menangis, bahkan kerap kali sampai jerit-jerit, dan belakangan baru saya sadar itu pertanda Hill sudah adiktif gadget (kecanduan).

Akhirnya Papa Hill mulai mendorong saya melakukan survey ke beberapa sekolah untuk mencari tahu biaya masuk dan biaya bulanan taman bermain untuk Hill. Oh iya Hill sekarang baru berusia 25 bulan.

Berikut beberapa sekolahan yang sudah saya datangi maupun mendapatkan info dari teman yang pernah mendatanginya. Untuk lokasi semuanya di BSD, Tangerang Selatan ya, karena saya memang sengaja mencari yang dekat rumah supaya si anak gak habis tenaga di jalan.


SANTA URSULA

Alamat : Jl. Letnan Sutopo Sektor I.2, Rawa Buntu, Serpong, Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310
Telp : (021) 5372641
Pendaftaran : online via website www.sanurbsd-tng.sch.id
Uang pangkal : Rp 30.000.000,- (tahun 2018, belum termasuk seragam)
Biaya bulanan : Rp 1.500.000,- (tahun 2018)
Waktu belajar : Senin, Rabu, Jumat, pukul 8.00-10.00


GRACIOUS PRESCHOOL

Alamat : Jl. Letnan Sutopo, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310
Uang pangkal : Rp 3.000.000,- (waktu teman nanya lagi ada diskon, sekarang gak tau berapa)
Biaya bulanan : Rp 1.700.000,-


ST. ANTONIUS DARI PADUA

Alamat : Nusaloka Sektor XIV, Blok M No.1, BSD Tangerang, Rawa Mekar Jaya, Serpong, South Tangerang City, Banten 15310
Telp : (021) 53157361
Biaya form pendaftaran : Rp 200.000,-
Tes masuk : menggambar dan mewarnai
Biaya pendaftaran : Rp 4.650.000,- (termasuk alat tulis, seragam, kaos kaki, tas, topi)
Uang pangkal : Rp 7.000.000,-
Biaya bulanan : Rp 700.000,-
Waktu belajar : 3 hari dalam seminggu (senin, rabu, jumat / selasa, kamis, jumat) pukul 7.45-10.00

St Antonius dari Padua
St Antonius dari Padua

EHIPASSIKO

Alamat : Jalan Letnan Sutopo Kav B2 No.1-2, Jl. Sektor 14, Rawa Mekar Jaya, Serpong, Banten 15310
Telp : (021) 5388018
Tes masuk : ada tes bakat dulu untuk anak
Uang pangkal : Rp 7.200.000,- (Januari 2019 akan ada perubahan biaya)
Biaya bulanan : Rp 780.000,- (Januari 2019 akan ada perubahan biaya)
Waktu belajar : Senin, Rabu, Jumat, pukul 10.00-13.00

DIMANA HILL?


Nah, dari beberapa sekolah yang saya tanyakan kira-kira dimana Hill akhirnya sekolah? Jawabannya tidak di salah satu dari sekolah di atas. Lho terus sia-sia donk udah cari informasi sana sini, bahkan ada yang langsung di datangin sekolahnya. Gak koq, setidaknya saya jadi punya gambaran biaya sekolah Hill 2 - 3 tahun lagi.
Memasukkan Anak Sekolah
Ya, akhirnya saya memutuskan memasukkan Hill sekolah nanti saja saat Taman Kanak-kanak. Ada beberapa alasan saat saya memilih sekolah untuk Hill, antara lain :

1. Biaya

Gak bisa dipungkiri ini faktor penting, tentunya sebagai orangtua kita sangat ingin sekali memasukkan anak ke sekolah bagus, apa sih kriteria bagus? Tentu saja kurikulum nya terpercaya dan sudah ada testimoni dari beberapa kerabat, saudara, ataupun teman. Nah, kadangkala beberapa sekolah yang "terkenal" bagus ini biayanya sangat tinggi. Terus gimana donk? Cari lagi moms, hehee. Sekolah yang bagus gak cuma 1-2 koq. Pasti ada yang mendekati budget.

2. Lokasi

Ini juga penting buat saya, sejak awal mau cari sekolah buat Hill saya langsung menetapkan beberapa alternatif yang dekat rumah. Maksimal jarak tempuh 15 menit naik motor. Tujuannya supaya si anak gak kecapean di jalan. Kita aja yang dewasa pegel kalau lama-lama di jalan kan? :)

3. Anak

Yang saya maksud disini kesiapan si anak bersekolah. Moms harus ingat kalau di sekolahan si anak gak boleh ditemenin terus. Bahkan di Ehipassiko dari hari pertama orangtua tidak boleh menemani anak di ruang belajar, tujuannya supaya anak cepat mandiri. Coba kita lihat apakah si kecil sudah siap? 

Belajar menempel


Melihat pada faktor ke 3, dimana Hill belum bisa lepas sepenuhnya, akhirnya saya memutuskan mencari alternatif lain selain sekolahan. Dari beberapa teman di komunitas whatsapp group saya mendapat informasi mengenai McKids yang menurut sharing beberapa ibu belajarnya mirip-mirip di sekolah. Saya pun langsung mencari tahu ke McDonald terdekat.

BELAJAR DI MCKIDS

McKids umumnya ada di McDonald 24 jam, tapi harus tanya juga karena beberapa di kawasan BSD ada yang digabung. Biaya pendaftaran hanya Rp 55.000,- termasuk baju seragam dan ice cream sundae. 

Hill belajar di McKids
Hill belajar di McKids
Apa saja kegiatan di McKids?
  • Bernyanyi dengan gerakan
  • Mengenal huruf dan angka
  • Mengenal benda dan warna
  • Berhitung
  • Mewarnai
  • Menggunting dan menempel
  • Membuat ice cream (setiap akhir bulan)
Untuk kegiatan membuat ice cream dilakukan oleh kakak pengajarnya ya, anak-anak hanya mengambil ice cream nya saja (^.^)'. Waktu belajarnya seminggu 2x, Senin dan Kamis mulai pukul 9.00-10.00, dan orangtua boleh ikut mendampingi, namun perlahan saat anak sudah terbiasa harus ditinggal untuk persiapan saat nanti benar-benar sekolah.

Kalau Moms & Dads punya pertimbangan apa saat memasukkan anak ke Taman Bermain atau menunggu sampai Taman Kanak-kanak? Boleh sharing di kolom komentar yaa :).

Happy Sharing! (^.^)v

Wednesday, October 17, 2018

Suamiku Menyukai Kehangatannya

MINUMAN FAVORIT SUAMI

Sejak pacaran dulu, suami sering sakit kalau sudah kecapean, apalagi kalau 3 hari berturut-turut lembur di kantor. Memang sudah resiko pekerjaannya sebagai seorang IT yang terkadang baru dapat dilakukan ketika para karyawan (user) sudah pada pulang. Penyakit yang sering kambuh adalah flu, dan kalau sudah muncul sembuhnya bisa seminggu bahkan lebih.

Nah, setelah menikah saya baru tahu kalau dia penikmat minuman herbal, salah satunya jahe. Dulu dekat statiun menuju rumah ada penjual susu jahe, dan kalau suami sudah merasa badan mulai tidak enak dia akan "hajar" dengan minum jahe hangat tiap malam. Sampai setelah beberapa kali beli di pinggir jalan, suami nyeletuk, "aku pikir-pikir sepertinya kalau bikin sendiri lebih berasa jahe nya dan lebih terjamin proses pembuatannya." Dan sejak kalimat tersebut diucapkan benar saja tiap mulai gak enak badan langsung nanya, "yank, ada jahe gak? Rebusin air jahe dong."


MANFAAT JAHE

Biasanya saya buat air jahe segelas saja khusus suami dengan satu ruas jahe direbus kurang lebih 2 menit. Pas rebus airnya lebihin ya karena kan ada proses penguapan dimana air akan berkurang setelahnya :). Setelah itu ditambahkan susu kental manis secukupnya atau madu (sesuai keinginan suami saja). Saya pribadi sebenarnya tidak terlalu suka minuman jahe, cuma terkadang icip-icip sedikit. Padahal banyak sekali khasiat dari jahe, antara lain :

  • Meredakan nyeri saat menstruasi
  • Menghilangkan jerawat
  • Efek anti-tumor
  • Mencegah kolestrol dan darah tinggi
  • Nutrisi bagi rambut agar tidak mudah rontok
  • Melancarkan peredaran darah
  • Menurunkan stress


HERBADRINK

Sari Jahe Herbadrink
Herbadrink Sari Jahe Sugar Free
Sekarang saya gak perlu lagi rebus-rebus jahe, karena ternyata ada Sari Jahe Herbadrink yang komposisinya terdiri dari Jahe alami tanpa pengawet. Karena penasaran saya ikut icip juga, dan saya langsung suka loh, beneran deh. Rasanya mirip banget sama permen jahe jaman dulu yang digulain, hehee. Suami pun menyukai kehangatan dari Sari Jahe Herbadrink ini. Kami pilih yang sugar free, dengan pemanis buatan sukralosa, pemanis buatan tanpa kalori.

Selain Sari Jahe, ada beberapa varian Herbadrink lainnya, yaitu:
  1. Sari Jahe 
  2. Sari Jahe Sugar Free
  3. Sari Temulawak
  4. Sari Temulawak Sugar Free
  5. Chrysanthemum
  6. Chrysanthemum Sugar Free
  7. Lidah Buaya Sugar Free
  8. Wedang Uwuh
  9. Kopi Ginseng
  10. Beras Kencur
  11. Kunyit Asam
  12. Kunyit Asam Sirih
Komplit banget kan?? Hampir semua varian mau saya coba, sayang di online shop yang kemarin saya pesan hanya ada varian sari jahe. Yuk moms kita #KembaliAlami bersama Herbadrink.

Tuesday, September 25, 2018

Hidup Seimbang Dengan Pristine 8+

Makanan pedas
Makanan Pedas Penurun pH tubuh
Siapa yang suka makanan pedas?
Siapa yang suka ngeteh atau ngopi?
Siapa yang suka stress?
Siapa yang suka keluyuran keluar rumah?

SAYAAA!!! (^.^)v

Dan ternyata gaya hidup saya yang seperti itulah yang menyebabkan penurunan pH tubuh yang signifikan. Jadi katanya pH tubuh yang ideal adalah 7.2-7.4, namun karena gaya hidup saya seperti di atas tadi maka pH tubuh saya menurun drastis menjadi pH 3 - 5 (konsumsi makanan pedas, minuman bersoda, teh, atau kopi).

Gampangnya nih kalau saya cepat lelah, pusing (sakit kepala), mudah mengantuk, gampang flu, itulah ciri-ciri tubuh saya mulai asam (walau kadang lupa mandi juga jadi bau asam :P). Parahnya lagi saya gak nyadar-nyadar dari kemarin kalau emosi-emosi negatif itu karena kadar pH saya di bawah normal. Untungnya sih saya doyan banget sama yang namanya air putih dimana berguna banget buat netralin keasaman pH tersebut.

Pristine 8+ menjadi solusi saya paling gampang buat menetralkan tingkat pH tubuh, karena pH nya lebih besar dari 8.

pH 

Sebelum curhat lebih jauh yuk kita bahas apa itu pH. Jadi, pH adalah derajat keasaman yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau kebasaan yang dimiliki oleh suatu larutan.

Air murni sendiri bersifat netral, dengan pH nya pada suhu 25° C ditetapkan sebagai 7.0, larutan dengan pH kurang dari tujuh disebut bersifat asam, dan lebih dari tujuh dikatakan bersifat basa atau alkali.
pH meter
Sumber: http://www.pristine8.com/

pH Baik Untuk Tubuh

pH ideal atau normal untuk manusia adalah 7-7.4, pH yang ideal ini membantu tubuh supaya lebih kuat menahan penyakit. Namun kenyataannya pH manusia lebih sering kurang dari standar normal atau menjadi terlalu asam yang artinya terjadi penumpukan karbondioksida dalam darah yang akibat jangka panjangnya berujung pada berkembangnya sel kanker.

Penyebab pH tubuh menjadi terlalu asam seperti yang sudah saya paparkan di kalimat pembuka, antara lain:
  • Makanan pedas, makanan olahan, pasta, produk susu
  • Minuman bersoda, beralkohol, teh, dan kopi
  • Stress dan kurang tidur
  • Merokok dan polusi 

Memulihkan Tingkat pH

Tingkat pH yang terlalu asam dapat di netralkan kembali dengan gaya hidup seimbang. Maksudnya seimbang tentu saja mencakup perubahan pola makan dan olahraga. Beberapa tips mengembalikan keseimbangan pH antara lain:
  • Memperbanyak konsumsi buah dan sayuran segar
  • Konsumsi almond dan yogurt
  • Mengganti pemanis dengan madu
  • Menggunakan suplemen basa
  • Olahraga dan latihan pernapasan
  • Air minum Pristine 8+

Pristine 8+
Air Minum Pristine 8+

Pristine 8+

Pristine 8+ diproduksi oleh PT Super Wahana Tehno yang sudah berdiri sejak tahun 2005. Dengan teknologi ionisasi dari Jepang, Pristine 8+ diproses hingga menghasilkan air dengan pH >8. Nah, air dengan kadar pH 8+ ini membantu menetralisir asam dalam tubuh sehingga tubuh menjadi netral/ seimbang. 

Tentu saja selain meminum pristine 8+ kita juga harus bisa live balance dengan rajin olahraga. Gak perlu yang susah atau ribet, jalan kaki selama 10 menit udah ngebantu banget. Atau ikut kegiatan yoga seperti yang sempat diadakan oleh pristine tanggal 16 september 2018. Biasanya kalau banyak teman baru semangat kan? :D
Kenapa pristine 8+
Why Pristine 8+




Monday, September 24, 2018

Kapan Perlu Mempekerjakan ART?

Halo maks, pernahkah merasa stress saat tiba-tiba asisten rumah tangga (ART) mendadak minta pulang kampung? Atau kalian tipe yang belum kepikiran buat mempekerjakan ART? Kalau saya duluu termasuk tipe yang kedua, sekarang? Masih yang kedua sih, cuma udah mulai goyah dikit. Hihii.

Ketika baru menikah saya dan suami sama sekali gak kepikiran buat pakai ART, secara di rumah cuma tinggal bertiga (sama mertua perempuan), terus juga kerja dari pagi sampai malam jadi kemungkinan rumah kotor kecil lah. Pekerjaan ngepel dan cuci baju saya lakukan di hari sabtu-minggu, hari senin-jumat palingan cuma nyapu kalau kotornya udah pakai banget. 

Satu tahun berlalu, memasuki tahun kedua pernikahan saya pun hamil. Masa-masa kehamilan saya nikmat banget, gak pakai mual, gak pakai ngidam, gak pakai aneh-aneh. Cuma batuk aja selama hampir 3 bulan. Nah, karena tipikal hamil saya "hamil kebo" jadinya gak berpengaruh terhadap pekerjaan rumah, apalagi saat hamil suami lebih berperan aktif dalam pekerjaan rumah.

Di awal tahun ketiga ketika si kecil sudah lahir, barulah dimulai "drama" kesibukan sebagai ibu. Pekerjaan rumah bertambah mencuci popok dan baju yang harus dilakukan setiap hari, tidak bisa seminggu sekali seperti sebelumnya. Belum lagi karena satu dan lain hal saya harus pumping 3-4 jam sekali. Yang mana artinya ada kerjaan baru lagi mencuci pompa asi dan botol dot. Sampai Hill berusia 1 tahun kondisi rumah masih aman, karena mama saya ikut menjaga Hill dan terkadang membantu saya mencuci popok dan baju Hill.

Tahun 2018, Mama saya kembali ke Surabaya dan saya pindah rumah, mulailah saya kewalahan. Mau pakai ART maju mundur linglung. Udah mau deal tetiba mikir masih bisa di handle sendiri, sedikit-sedikit. Ditambah dari pihak mertua yang juga gak suka kalau ada orang asing di rumah.

Jadi kapan donk harus mempekerjakan ART??

1. Sudah kewalahan membereskan pekerjaan rumah

Setiap hari rasanya pekerjaan tidak selesai, belum lagi anak jadi kurang diperhatikan karena sebagian besar waktu untuk beberea rumah dan menyiapkan makan. Tandanya kita belum bisa mengatur waktu dengan baik dan tidak ada salahnya sementara menggunakan bantuan asisten rumah tangga.

2. Sering bertengkar dengan pasangan 

Masih berhubungan dengan poin pertama, karena kewalahan dan akhirnya rumah tetap terlihat berantakkan dari sisi suami yang berujung komplain, sementara dari sisi istri yang merasa sudah bekerja keras dan lelah, akhirnya adu argumen terjadi dan tidak jarang menjadi penyulut pertengkaran. 

Kalau sudah begini sebaiknya berembuk untuk menggunakan asisten, gak perlu yang menginap. Asisten yang pulang hari dan hanya bantu nyapu, ngepel, masak juga sudah cukup.

3. Ketika sudah mencapai kata sepakat bersama anggota keluarga lain yang tinggal serumah

Lain hal jika ternyata kita tinggal dengan mertua, orangtua, maupun ipar. Saat memutuskan ingin memakai asisten rumah tangga, sebaiknya berdiskusi terlebih dahulu hingga mencapai satu suara supaya tidak menjadi pemicu pertengkaran di dalam rumah tangga ke depannya.
Kalau ada hal lain yang masih kurang sreg sebaiknya tetap terbuka dengan pasangan. Dan apabila akhirnya tetap memutuskan tidak mempekerjakan asisten rumah tangga bisa coba intip beberapa kiat dari mak Yosa Irfiana yang dapat kita pakai untuk mengatur pekerjaan rumah tangga tanpa asisten

Jadi, menurut kalian kapan waktu yang tepat mempekerjakan asisten rumah tangga??


Friday, September 7, 2018

Wujudkan Waktu Berkualitas Keluarga Bersama Sundate

Bagi saya bahagia itu sesederhana menghabiskan weekend bersama suami dan anak. Ya, waktu berkualitas bersama keluarga kecil saya. Tidak perlu harus jalan-jalan keluar negri, keluar kota, ataupun nge-mall. Bermain di rumah atau sekedar olahraga bersama pun sudah sangat membahagiakan. Kalaupun bisa jalan-jalan keluar kota itu bonus buat keluarga kami.


quality time bertiga
Ini Bahagiaku :)
Kesibukkan suami dalam bekerja kadang kala membuat we time di keluarga kami terlupakan. Ditambah lagi mertua yang ikut tinggal bersama kami sehingga kemanapun suami membuat rencana liburan pastilah harus mengajak sang ibu. Bukan dalam artian tidak boleh mengajak orangtua liburan bersama, namun kegiatan yang hanya melibatkan keluarga kecil kami (suami, saya, dan anak) sesungguhnya juga penting untuk membangun ikatan yang kuat antara ayah, ibu, dan si anak. Sebenarnya kegiatan berkumpul dengan keluarga tidak melulu harus jalan-jalan ke tempat wisata, seperti inisiasi Sundate yang baru-baru ini dijalankan oleh PT Sun Life Financial Indonesia, dimana mengajak para keluarga Indonesia untuk meningkatkan waktu berkualitas bersama.

Menurut saya ada beberapa alasan kenapa waktu berkualitas bersama keluarga diperlukan, antara lain sebagai berikut :
  • Komunikasi, dalam sehari pertemuan tatap wajah saya dengan suami mungkin hanya sekitar 4-6 jam dan itupun tidak sepenuhnya terjalin komunikasi dua arah. Hal ini lambat laun dapat menjadi "musuh" dalam hubungan pernikahan kita loh. Kita jadi sering bertengkar atau terburuknya salah satu bahkan kedua belah pihak merasa tidak ada perhatian lagi dan mencari perhatian diluar sana.
  • Penyegaran (Refreshing), dalam seminggu sebanyak 5 hari suami dan atau istri berkutat dengan pekerjaan kantor dan atau rumah (memasak, menyapu, mengepel, dan lain sebagainya). Momen berkualitas bersama keluarga (tanpa mengurusi kerjaan baik melalui email maupun telepon/ no gadget) merupakan saat tepat memperat hubungan keluarga sekaligus penyegaran pikiran, sehingga saat senin kembali bekerja badan dan pikiran sudah siap memulai aktivitas lagi.
  • Mempererat Hubungan (Bonding), dengan adanya momen khusus bersama keluarga sudah pasti akan menciptakan komunikasi yang baik antara suami, istri, dan juga anak-anak.

JAKARTA, 30 Agustus 2018 – Menyambut Hari Pelanggan Nasional yang akan jatuh pada tanggal 4 September 2018, PT Sun Life Financial Indonesia (“Sun Life”) menginisiasi kegiatan #Sundate2018 yang diselenggarakan bagi para nasabah setianya. Kegiatan ini merupakan wujud apresiasi Sun Life atas loyalitas nasabahnya, dengan memberikan pengalaman menyenangkan bersama keluarga, sekaligus mempererat kedekatan dengan perusahaan, selaku mitra perencana keuangan terpercaya keluarga. Kegiatan ini berlangsung di 5 kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Bali, dan Medan.

Elin Waty, Presiden Direktur PT Sun Life menyampaikan, “Menurut data BPS, dimensi keharmonisan keluarga memiliki pengaruh tertinggi dalam membentuk kebahagiaan seseorang, dengan indikator sebesar 80,5. Sun Life memahami pentingnya keharmonisan keluarga dalam membantu meningkatkan kebahagiaan seseorang, karena sejalan dengan misi Sun Life untuk membantu keluarga Indonesia meraih kehidupan yang lebih baik. Bagi Sun Life, layaknya keluarga, nasabah adalah aset terpenting bagi perusahaan yang perlu dijaga dan dilindungi dengan baik. Karenanya, kami menginisiasi aktivitas Sundate, sebagai sarana menjalin keakraban antara anggota keluarga, sekaligus meningkatkan kebahagiaan dan kepuasan nasabah, khususnya di momen peringatan Hari Pelanggan Nasional”.


sundate bersama sunlife
Aktivitas Sundate
Meski mengalami peningkatan indeks kebahagiaan, namun gaya hidup dan digitalisasi saat ini membuat adanya pergeseran dalam memaknai kebahagiaan dalam keluarga. “Rutinitas pekerjaan dan aktivitas sehari-hari, ragam peran yang harus dijalani, hingga gawai yang tak pernah lepas dari genggaman, secara perlahan memberi jarak antar individu dalam keluarga. Padahal, kebahagiaan sesungguhnya ada pada koneksi antara setiap anggota keluarga, bukan sekedar asyik dengan dunia sendiri. Konsep Sundate, menjadi solusi yang tepat untuk mengembalikan kebahagiaan sesungguhnya, yaitu dengan merancang waktu khusus untuk menjalankan ragam aktivitas menyenangkan bersama seluruh anggota keluarga. Tentunya, dalam upaya meraih target dan kebahagiaan yang diimpikan, dibutuhkan komitmen dan kerja sama dari semua elemen dalam keluarga, serta melalui proses perencanaan yang matang dan cermat”, jelas Psikolog dan Penulis Buku, Intan Erlita

Sebagai ahli perencanaan keuangan yang selama lebih dari dua dekade telah mendampingi keluarga Indonesia, Sun Life senantiasa berupaya membantu mewujudkan aspirasi masa depan keluarga Indonesia melalui layanan, produk serta beragam inovasi yang dihadirkan. “Selain ditujukan bagi nasabah setia kami, inisiatif Sundate kami hadirkan sebagai sebuah ajakan bagi masyarakat Indonesia pada umumnya, untuk membangun hubungan yang berkualitas bersama keluarga dan orang terkasih melalui aktivitas bersama, salah satunya dengan memanfaatkan momen akhir pekan. Ajakan ini sejalan dengan komitmen Sun Life dalam membantu masyarakat menikmati setiap momen dan tahap kehidupan dengan lebih nyaman.
"Wujudkan keluarga sehat dan bahagia, #LebihBaik Sekarang!" ujar Shierly Ge, Chief Marketing Officer Sun Life Financial Indonesia.
aktifitas bersama keluarga
Sundate Bersama Sun Life

family time di acara Sundate Sun Life
Family Time di acara Sundate
Diselenggarakan di lima kota besar di Indonesia, kegiatan Sundate melibatkan sekitar 3.000 nasabah Sun Life dan keluarganya. Sebagai puncak apresiasi terhadap nasabahnya, Sun Life akan memfasilitasi tiga keluarga terpilih untuk terbang ke Jepang, dan menikmati perjalanan keluarga pada Oktober mendatang. “Kami berharap, inisiatif Sundate dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk meluangkan waktu sejenak dan menikmati momen kebersamaan keluarga dengan lebih terencana. Adapun lebih jauh, melalui inisiatif ini, kami juga ingin turut ambil bagian dalam pembentukan generasi Indonesia yang lebih baik dan lebih bahagia,” tutup Ibu Elin. 

Tentang Sun Life Financial Indonesia

logo sun life financial
Sun Life Financial

Sun Life Financial Indonesia merupakan anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Sun Life Financial. Kami menawarkan berbagai perlindungan dan pengelolaan produk yang variatif, dari asuransi jiwa, asuransi pendidikan, asuransi kesehatan, dan rencana pensiun. Sun Life bermitra institusi keuangan terkemuka, baik nasional maupun internasional, untuk melayani strategi multi-distribution channels dan menyediakan akses yang lebih luas untuk solusi asuransi kami.

Sun Life Financial Indonesia telah memenangkan beberapa penghargaan bergengsi pada tahun 2017 diantaranya:
  1. PT Sun Life Financial Indonesia meraih penghargaan Best Takaful Family Provider Indonesia 2017 dalam acara Global Banking & Finance Awards 2017 yang diselenggarakan oleh Global Business Outlook.
  2. PT Sun Life Financial Indonesia dianugerahi penghargaan Excellent Service Experience Award (ESEA) 2017 untuk kategori Life & Health Insurance yang diselenggarakan oleh Carre Center for Customer Satisfaction and Loyalty (“Carre CCSL”) dan Majalah Service Excellence.
  3. PT Sun Life Financial Indonesia menerima penghargaan Predikat Bintang Lima atas Kinerja Unit Link Jenis Campuran tahun 2012 – 2016 untuk Salam Balanced Fund dalam Unit Link Awards 2017 dari Majalah Infobank
  4. PT Sun Life Financial Indonesia meraih penghargaan HR Asia Best Company to Work For in Asia 2017 Awards dari HR Asia Media International. 
  5. PT Sun Life Financial Indonesia menerima penghargaan Indonesia Most Admired Company –Special Mention Life Insurance dari Majalah Warta Ekonomi.
  6. PT Sun Life Financial Indonesia meraih penghargaan HRD Employer of Choice sebagai Top Performer award dalam kategori Learning & Development.
  7. PT Sun Life Financial Indonesia meraih penghargaan Best Financial Performance Life Insurance Company untuk kategori Asset between IDR6-10 trillion dalam Indonesia Insurance Consumer Choice Award 2017 dari Majalah Warta Ekonomi. 
  8. PT Sun Life Financial Indonesia menerima penghargaan Best e-Mark Award 2017 sebagai The 1st winner Category Life Insurance Company in Indonesia dari Majalah SWA.
  9. PT Sun Life Financial Indonesia meraih penghargaan Special Mention sebagai The Innovative CEO in Insurance Sector dalam Most Admired CEO 2017 dari Majalah Warta Ekonomi.
  10. PT Sun Life Financial Indonesia meraih penghargaan The Most Popular Company – Category Life Insurance dari Majalah Warta Ekonomi
  11. PT Sun Life Financial Indonesia meraih penghargaan The Most Informative Insurance Company.


Mendidik Anak di Era Digital bersama SIS Bona Vista

"Coba deh kamu cari info sekarang kalau mau daftar preschool berapa biayanya."
Bukan tanpa sebab tiba-tiba suami saya berkata seperti itu. Pasalnya anak kami, Hillary, saat ini sepertinya sudah terhipnotis dengan gadget dan suami saya berpendapat sebaiknya Hill segera disekolahkan saja daripada setiap hari menonton you tube. Hal tersebut dimulai sejak kami pindah rumah bulan Mei 2018. Saat di rumah lama setiap pagi dan sore hari banyak anak-anak sepantaran Hill bermain diluar rumah, dan Hill pun banyak bermain dengan Ama nya (mama saya) di kontakan kakak saya yang memang tidak memiliki smartphone (masih menggunakan handphone hanya untuk berkirim pesan singkat dan telepon ke papa saja).

Ketika tinggal di rumah baru, Mama saya akhirnya kembali ke Surabaya, lingkungan baru tempat kami tinggal tidak banyak anak sepantaran Hill, bahkan saat pagi dan sore sepi sekali di luar rumah. Ditambah lagi kondisi di dalam rumah yang mayoritas menggunakan gadget terutama mertua yang hampir seharian menonton you tube di smartphone. Hal ini sepertinya mendorong rasa ingin tahu si kecil. Melihat cucu nya merengek sambil menangis tentu saja mertua saya langsung memberikan supaya Hill tidak "berisik". Dan rasa "malas berdebat" dengan mertua malah membuat saya harus berjuang lebih melepaskan kecanduan Hill saat ini sebelum semuanya benar-benar terlambat.

hill-di-acara-mom-blogger-gathering-sis-bonavista
Si Kecil yang selalu menemani Mama
Jumat, 31 Agustus 2018, saya mendengarkan sharing dari Mbak Lizzie, sapaan akrab Elizabeth T Santosa, yang merupakan Ibu, Psikolog, dan sekaligus penulis buku "Raising Children in Digital Era" saat acara Mom Blogger Gathering bersama Singapore Intercultural School - SIS Bona Vista. Saya sangat tersentil dengan masukkan dari Mbak Lizzie bahwa yang pertama harus diperbaiki justru dari diri saya sendiri, EGO saya yang harus dihilangkan. Perasaan "memiliki" anak yang seringkali mempengaruhi perkataan dan tindakan kita sebagai Ibu dan justru membuat partner (baca: suami) tidak respect dan terburuknya tidak mendukung pola asuh yang ingin kita terapkan terhadap si anak.

Menghilangkan EGO bukan berarti merendahkan diri, justru hal tersebut adalah pembuktian perasaan sayang seorang Ibu terhadap anak-anaknya. Kita perlu bersekutu dengan suami sebagai partner sekaligus Ayah si anak, supaya mendapatkan respect dan dukungan penuh mengenai pola asuh anak.

Menurut mbak Lizzie berikut adalah beberapa karakteristik dari anak era digital :
  • Memiliki ambisi besar untuk sukses
  • Generasi baru mencintai kepraktisan
  • Berperilaku instan
  • Cinta kebebasan
  • Percaya diri
  • Keinginan besar untuk mendapat pengakuan
  • Digital dan teknologi informasi
Penggunaan gadget pun ternyata tidak sepenuhnya salah, asalkan penggunaannya dibatasi dan untuk tugas sekolah. Sangat penting untuk kita sebagai orangtua membuat aturan dasar mengenai penggunaan gadget diluar tugas sekolah, misalkan hanya hari sabtu saja atau sabtu-minggu. Dan hal ini juga harus dicontohkan oleh si orangtua (lead by example). 


buku-raising-children-in-digital-era
Buku dari Elizabeth T. Santosa M.Psi. - Raising Children in Digital Era
Tips menggunakan internet dan sosmed yang disampaikan oleh mbak Lizzie :
  • Penggunaan sosial media tidak diperuntukkan untuk anak di bawah 13 tahun.
  • Aplikasikan peraturan dasar.
  • Setting privasi dalam sosial media.
  • Gunakan perangkat lunak yang dapat menyaring website (filtering software). 
  • TIDAK menggunakan laptop/komputer di kamar untuk anak berusia di bawah 14 tahun.
  • Orangtua perlu jeli untuk memperhatikan situs-situs yang sering dikunjungi si anak dan orang-orang yang berkomunikasi dengannya.
  • Batasi penggunaan telepon genggam.
  • Bicarakan dengan anak mengenai bahaya online.
  • Melek teknologi.
Sebagai orangtua kita juga harus membangun ikatan emosional dengan anak, karena ikatan emosional yang sehat akan membantu anak dalam menerima supervisi orangtua, mengadopsi nilai yang dianut orangtua, dan menaati aturan yang dibuat dalam keluarga. 

Untuk itu di era digital seperti sekarang ini kita pun harus dapat memutuskan pendidikan yang terbaik bagi anak. Memilih sekolah ternyata tidak semudah bayangan saya. Awalnya saya berpikir yang penting lokasi dekat rumah supaya mudah antar jemput anak, tapi kenyataannya tidak semudah itu. Diperlukan berbagai pertimbangan dalam memutuskan sekolah bagi anak, antara lain:
  1. Biaya sekolah (uang masuk dan bulanan)
  2. Lokasi sekolah
  3. Reputasi sekolah
  4. Lingkungan sekolah
  5. Kurikulum yang diajarkan
mom-blogger-gathering-with-sis-bona-vista
SIS Bona Vista

SIS Bona Vista

SIS Bona Vista yang merupakan kepanjangan dari Singapore Intercultural School didirikan pada tahun 1996 dengan dukungan dari pemerintah Singapore dan Raffles  Institution. SIS Bona Vista merupakan bagian dari group Singapore International School yang juga terdapat di Jakarta Kelapa Gading dan PIK, Cilegon, Semarang, Palembang, serta Medan.

Di dalam program akademik nya, SIS percaya bahwa semua anak adalah pelajar alami, mereka hanya perlu terlibat dalam cara yang tepat untuk mereka. Bagi SIS pendidikan lebih dari sekedar mengajar, anak-anak justru diberikan inspirasi bagaimana belajar.
"Kami memotivasi, merangsang, memancing, dan melibatkan siswa kami."
SIS sendiri mengadopsi kurikulum dari Singapore School , Cambridge, dan IB dalam lingkungan seperti keluarga yang memgutamakan pembelajaran pribadi. Para siswa dibekali dasar-dasar untuk berkembang dengan cara mereka sendiri dari sekarang dan untuk masa depan.
"Di SIS, kita tidak hanya menunjukkan jalan kepada anak-anak, kita berjalan di samping mereka."
moderator dan pembicara dalam acara mom blogger gathering sis bona vista
Ki-Ka : Mbak Desy (BPNetwork) - Ms.Lidia (SIS Bona Vista) - Mbak Lizzie - Ms. Monika (SIS Bona Vista)

School Tour Bersama SIS Bona Vista

Siang itu kami diajak berkeliling di lingkungan sekolah oleh Ibu Monika, kami memasuki ruangan lab, ruangan kelas, hingga lapangan olahraga. Kesan pertama saat memasuki lingkungan SIS Bona Vista sudah terasa nyaman, bersih, dan menyenangkan. Setiap sudutnya tidak monoton seperti jaman dulu saya masih sekolah. Ruangan kelasnya pun unik , colorful, dan kecil karena setiap kelas hanya berisi maksimal 25 siswa. 

salah satu spot belajar di sis bona vista
Salah Satu Pojok Belajar di SIS Bona Vista
Dari sisi orangtua saya merasa senang, apalagi anak-anak, hehee. Dari informasi yang disampaikan oleh Ibu Monik, mayoritas 70% siswa di SIS Bona Vista adalah ekspatriat, hanya sekitar 30% siswa lokal (Indonesia). Ada 3 bahasa yang digunakan dalam lingkungan sekolah, pertama bahasa inggris, kedua bahasa mandarin, dan terakhir barulah bahasa indonesia. Walau begitu bagi siswa Indonesia pada saat jam istirahat diperbolehkan berbicara dalam bahasa Indonesia.

Rasanya kalau lokasi dekat rumah dan harga terjangkau di tabungan suami mau masukkin Hill ke sekolah seperti SIS Bona Vista ini. Apalagi ada kelas kesenian untuk para orangtua siswa juga loh. Jadi bukan hanya anak-anak yang belajar, orangtua pun diajak untuk berkreasi dan menjadi orangtua kreatif masa kini.

flyer open house sis bona vista
Flyer Open House & Mega Bazaar SIS Bona Vista
Bagi para orangtua yang sedang mencari beberapa pilihan sekolah untuk anak, bisa datang ke acara Open House dan Mega Bazaar yang akan diadakan hari Sabtu, 15 September 2018 mendatang. Jangan lupa konfirmasi dulu ke nomor yang terdapat di flyer atas yaa.

Anyway terima kasih SIS Bona Vista dan Blogger Perempuan atas undangan Mom Blogger Gathering nya. Selain upgrade ilmu jadi bisa mempelajari sistem pendidikan yang cocok untuk anak-anak di era digitalisasi sekarang ini. Happy Sharing! 
(^.^)//

sis bona vista preschool framework
Di Setiap Dinding Terpampang Values, Framework, maupun Majalah Dinding