Sunday, April 21, 2019

Review NAIF Care, Rangkaian Perawatan Kulit Alami

NAIF Care
Hampir seminggu belakangan nyobain skincare baru dari NAIF dan kaget banget pertama kali coba sabun dan shampoo NAIF ini gak berbusa, sementara kebiasaan saya kalau mandi atau keramas itu harus banyak busa, kalau tidak berbusa rasanya kurang bersih. Ternyata saya salah dong, kalau banyak busa justru kita harus worried! Soalnya bahan pembentuk busa yang dikenal dengan SLS bisa menyebabkan kulit kita lama kelamaan jadi kering.

Skincare NAIF adalah rangkaian produk perawatan dari Netherlands yang bermula dari NAIF Care Baby. Beruntung banget NAIF juga membuat rangkaian skincare untuk para wanita yang terbuat dari bahan alami. Beberapa rangkaian NAIF Care yang saya miliki antara lain:
  • Cleansing Shower Gel
    • Seperti yang saya sampaikan di atas, jangan berharap akan banyak busa yang keluar, tapi selesai mandi yang pasti kulit berasa lembab dan wanginya khas banget.
  • Softening Body Lotion
    • Lotionnya wangi almond, selain itu perpaduan dari flaxseed oil,macadamia extract, dan avocado oil nya membuat kulit tetap terhidrasi. Body lotion NAIF ini juga tahan sampai 3 tahun karena mengandung citric acid dan alkohol dari fermentasi gula dan garam. 
  • Nourishing Hand Cream
    • Selain kulit wajah, kulit tangan juga selalu terkena paparan sinar matahari kan? Nah, hand cream NAIF ini mengandung natural UV Filter anti aging.
  • Nourishing Shampoo
    • Sama dengan produk sabunnya, shampoo NAIF ini minim busa, tapi setelah selesai keramas berasa ringan dan lembut walau belum menggunakan conditionernya. Dan keunggulannya cocok untuk semua tipe rambut.
  • Softening Conditioner
    • Selain untuk menghaluskan agar rambut mudah diatur, ternyata conditioner NAIF punya satu manfaat lagi, yaitu menebalkan rambut. Tentunya gak instan ya moms, harus dengan pemakaian rutin.

NAIF Care Travel Size untuk bepergian

NAIF Care selain real size juga ada travel size nya loh, jadi cocok banget dibawa-bawa saat bepergian, ukurannya pas banget di tas. Travel size nya sendiri cukup buat 3-5 hari ya, tergantung pemakaian. Misalnya kalau saya jalan-jalan mandi sehari sekali ya bisa 5 hari awet shower gel nya, tapi kalau sehari 2 kali mandi, 3 hari juga sudah habis.  Pilihan kalian mau mandi sering apa mandi jarang, hihihii.

Why NAIF Care seriously NATURAL?

NAIF Care disebut-sebut alami, karena memang ingredients nya dari bahan-bahan yang alami dan tidak mengandung bahan-bahan seperti:
  • NO Mineral Oil
  • NO Parabens
  • NO Phenoxyethanol
  • NO SLS/ SLES
  • NO Harsh Chemicals
Oh iya, NAIF Care ini termasuk salah satu skincare yang aman untuk Ibu Hamil dan Ibu Menyusui loh. Happy Sharing!





Monday, April 15, 2019

Menjadi Bunda Tanggap Alergi Dengan 3K

Berbicara alergi, selalu mengingatkan saya saat hari kedua Hill di rumah sakit. Saat itu dokter anak sedang visit dan memeriksa kondisi Hill, mulai dari suhu tubuh, kondisi kulit, dan diapers Hill. Tiba-tiba dengan nada sedikit meninggi sang dokter menegur suster perawat sambil memperlihatkan bercak-bercak merah di wajah, tangan, hingga kaki Hill.

Rupanya sang dokter menegur karena Hill sudah menunjukkan tanda eksim namun suster kurang peka dan tidak langsung mengganti sabun mandi Hill dengan sabun khusus yang diperuntukkan kulit eksim. Saya dan suami yang mendengar pernyataan dokter saat itu cukup kaget, karena merasa tidak satupun dari kami punya riwayat alergi. Tapi ternyata kami berdua salah, alergi itu bukan hanya terlihat pada kulit yang kemerahan, gatal-gatal, atau pembengkakan area tertentu.

Setelah mencoba mengingat siapa salah satu dari kami yang ada riwayat alergi, ternyata hasilnya adalah dua-duanya. Suami mempunyai gejala alergi yang berhubungan dengan saluran pernafasan, sementara saya juga memiliki gejala alergi berhubungan dengan kulit juga. Jadi, ada berbagai gejala alergi yang ternyata selama ini kami lihat itu adalah 'hal biasa'. Detailnya akan ada di pembahasan saya berikutnya ya.

APA ITU ALERGI DAN ALERGEN?


Sebelum lebih jauh berbicara mengenai gejala dan tindakan untuk anak yang memiliki indikasi alergi, baiklah terlebih dahulu kita tahu apa itu alergi dan penyebabnya (alergen). Alergi merupakan reaksi kekebalan tubuh yang tidak normal dalam mengenali bahan yang sebenarnya tidak berbahaya untuk tubuh. Bahan yang menyebabkan alergi disebut Alergen.

Alergen sendiri terbagi menjadi dua, yaitu:
  1. Sesuatu yang terhirup
    • Tungau
    • Serbuk sari tanaman
    • Kecoa
    • Serpihan kulit binatang
    • Jamur
  2. Makanan
    • Susu sapi
    • Kacang kedelai
    • Kacang tanah
    • Tree nuts
    • Makanan laut (udang, kepiting, kerang)
    • Gandum
    • Telur
    • Ikan
Menurut Prof. Dr. Budi Setiabudiawan, dr, SpA(K), MKes. Alergen yang paling sering ditemui adalah Tungau, karena tungau selalu ada di dalam rumah terutama kasur, bantal, guling, dan boneka-boneka si kecil. Biasanya akan ada beberapa pertanyaan yang mengarahkan apakah alergen berasal dari tungau atau makanan yang dikonsumsi si kecil, seperti:
1. Waktu terjadinya alergi, pagi hari saat bangun tidur atau sore dan malam hari.
2. Posisi si kecil saat terjadi alergi, apakah lebih sering di dalam rumah atau saat diluar rumah.

Apabila ternyata indikasi alergi lebih sering terjadi saat waktu tidur sampai pagi hari dan di dalam rumah, maka kemungkinan besar penyebabnya adalah tungau, walau tidak menutup kemungkinan ada penyebab dari alergen lain.

FAKTOR YANG MENINGKATKAN RISIKO ALERGI

Risiko Alergi berdasarkan Riwayat Alergi pada Keluarga
Alergi disebabkan oleh beberapa faktor, seperti:
  1. Riwayat Alergi pada Keluarga
    • apabila kedua orangtua memiliki riwayat alergi maka besar kemungkinan si kecil juga akan membawa bakat alergi dari kedua orangtua nya.
  2. Kelahiran Sesar
    • Anak yang lahir dari proses persalinan sesar dapat terkena alergi, karena biasanya kecil kemungkinan mendapat ASI langusng dari sang bunda yang berperan penting dalam pembentukan imunitas si kecil. Selain itu kemungkinan terkena masalah pernafasan juga lebih besar dibandingkan saat proses kelahiran normal dimana dalam prosesnya banyak otot yang terlibat untuk memompa keluar cairan di dalam paru-paru si kecil.
  3. Polusi Udara
    • Kondisi udara yang kotor pun ternyata dapat menyebabkan terjadinya alergi, termasuk salah satunya adalah paparan asap rokok.

GEJALA ALERGI


Seperti di awal saya ceritakan bahwa gejala alergi ternyata bukan hanya yang terlihat sebatas kulit luar saja, tetapi juga dapat terjadi pada saluran pernafasan dan saluran cerna dengan beberapa indikasi berikut:
  1. Kulit
    • Eksim
    • Urtikaria/ biduran/ kaligata
    • Angioderma (bengkak di kelopak mata/ bibir)
  2. Saluran Pernafasan
    • Hidung Berair
    • Bersin
    • Batuk kronis non infeksi
  3. Saluran Cerna
    • Sulit menelan
    • Sering meludah
    • Kolik
    • Muntah
    • Diare
    • Konstipasi
    • Gagal tumbuh
Ternyata dari gejala tersebut saya pernah mengalami biduran, sementara suami mempunyai sinus  di saluran nafas yang seringkali setiap pagi hari hidung pasti berair, dan menurut dokter hal tersebut termasuk dalam kondisi alergi.

BUNDA TANGGAP ALERGI DENGAN GERAKAN 3K

Bunda Tanggap Alergi dengan 3K
Rabu, 10 April 2019, SGM Eksplor Soya ingin mengedukasi para Bunda terkait Alergi pada anak, khususnya alergi susu sapi dan bagaimana cara mengatasinya, bersamaan dengan perayaan World's Allergy Week yang dilakukan oleh World Allergy Organization. Acara tersebut tidak hanya berisi tentang talkshow yang dibawakan oleh Prof. Dr. Budi Setiabudiawan, dr, SpA(K), MKes, tetapi juga terdapat sharing dari Bunda Natasha Rizki, kegiatan di zona "3K Experience", dan area konsultasi alergi si kecil.


Nah, sudah saatnya sekarang kita sebagai Bunda menjadi Tanggap Alergi melalui gerakan 3K, yaitu:
  • KENALI
    • Kenali tanda alergi si kecil dari indikasi 3 hal (kulit merah, gangguan pernafasan, gangguan saluran cerna).
  • KONSULTASIKAN
    • Setelah mengenali gejala alergi si kecil, segera konsultasikan ke dokter anak, atau sekarang para bunda dapat mengunjungi alergianak.com untuk konsultasi secara online.
  • KENDALIKAN
    • Kendalikan segera penyebab alergi si kecil dengan menghindari penyebab alergi agar gejalanya tidak muncul. Misalnya: jika si kecil alergi protein susu sapi, hindari makanan yang mengandung protein susu sapi serta produk turunannya seperti keju dan yogurt.

Mari Menjadi Bunda 3K untuk Dukung si Kecil
Mudah kan bunda gerakan 3K ini? Ayo mulai dari sekarang kita menjadi #BundaTanggapAlergi dengan 3K dan dukung si kecil untuk menjadi Anak Generasi Maju!

Thursday, March 21, 2019

Grand Launch Meiji Ediva, Semua Wanita Bisa Jadi Diva



Topik mengenai kesehatan kulit merupakan topik favorit saya, setiap wanita pasti inginnya selalu terlihat cantik, tidak ada kerutan, tidak ada flek, dan tidak ada tanda-tanda penuaan lainnya. Rasanya terlalu sempurna kalau bisa menghindari tanda-tanda penuaan tersebut ya? Tapi ternyata tidak mustahil juga loh, saya mengikuti event seru tanggal 19 Februari 2019 kemarin mengenai bagaimana memelihara kesehatan kulit kita serta bagaimana meringankan gejala pre-menstruasi.



PT Meiji Indonesian Pharmaceutical Industries, mengeluarkan suplemen yang diperuntukkan bagi para wanita yang peduli terhadap kesehatan kulit dan juga mereka yang terganggu aktivitasnya saat menjelang pre-menstruasi, EDIVA, yang terdiri dari 2 varian sebagai berikut:

EDIVA PURE

 EDIVA PURE
Suplemen dengan kombinasi Minyak Evening Primrose, Vitamin E dan Minyak Buah GAC untuk membantu meringankan gejala pre-menstruasi. Dengan penggunaan satu kapsul dua kali sehari.

EDIVA YOUNG

EDIVA YOUNG
Suplemen dengan kandungan Minyak Evening Primrose, Vitamin E dan Royal Jelly untuk membantu memelihara kesehatan kulit. Dengan penggunaan satu kapsul satu kali sehari.

Dr. Nadia Oktavia dan Ayu Hastari
Di acara tersebut hadir pula dr. Nadia Oktavia dan juga Ayu Hastari yang membawakan talkshow dengan tema “Bye-Bye Bad Day” mengenai gejala PMS dan juga kiat-kiat menjaga kesehatan kulit di tengah aktivitas padat mereka berdua. Disampaikan oleh dr. Nadia bahwa biasanya gejala PMS seperti mood swing, perut kram, dll, dapat diperkirakan tiap bulannya, sehingga untuk mengurangi gejala-gejala tidak nyaman tersebut disarankan untuk banyak bergerak/ olahraga. Tidak perlu olahraga berat keliling kompleks perumahan selama 15 menit seminggu 3 kali juga sudah cukup. Sementara untuk gejala PMS yang tidak wajar, misalkan sakit perut sampai pingsan, kita harus segera memeriksakan diri ke dokter.

Sementara kak Ayu Hastari sebagai sosok yang aktif sekali, menjadi ibu, wanita karir, shooting, dan pembicara juga, memiliki kiat mengatasi gejala nyeri PMS dengan menerapkan pola hidup yang benar seperti istirahat yang cukup, minum air putih, dan olahraga teratur. Hal tersebut juga merupakan cara kak Ayu menyiasati penuaan dini, tentunya selain minum air putih lebih dari 1 liter, pemakaian sunscreen dan menghapus make up juga penting, ditambah dengan makan buah dan sayur.

Dr. Nadia juga menambahkan perihal fungsi kolagen yang penting untuk meremajakan kulit, membuat kulit tetap elastis dan sehat. Kandungan kolagen sendiri banyak ditemukan pada makanan yang mengandung vitamin C, vitamin A, tembaga, anthocyanidins, dan proline. Di dalam Ediva Young sendiri mengandung Evening Primrose Oil yang selain untuk meringankan gejala PMS, juga baik untuk kulit karena mengandung gamma linoleic acid dan omega 6 fatty acid.

Acara grand launching Ediva pun ditutup dengan workshop nail art dari SMOOCH Beauty Bar dimana para peserta ditantang membuat nail art bunga. Senang banget karena saya terpilih jadi pemenang the best nail art siang itu. Hari itu selain dapat ilmu tentang kesehatan kulit kami juga mendapat ilmu baru untuk membuat kuku tampil cantik.

Dengan EDIVA, semua wanita bisa jadi DIVA!

Monday, February 11, 2019

Hugpapa Dial-Fit, Baby Carrier Dengan Teknologi BOA

Memilih gendongan bayi ternyata tidak semudah yang saya bayangkan, karena ada banyak model dan juga fungsi yang berbeda-beda. Mulai dari jenis gendongan, model gendongan itu sendiri hingga tingkat kenyamanan dan keamanan bagi si kecil, sampai dengan harga yang ditawarkan. Salah satu yang menarik perhatian saya sebenarnya adalah baby carrier yang banyak macamnya dan variasi harga dari yang murah hingga sangat tinggi. Saya pernah mencoba beberapa baby carrier sebelum akhinya jatuh hati dengan yang terakhir ini.

Ada yang pernah dengar Hugpapa Dial-Fit 3-in-1 Hip Seat Baby Carrier? Selain nama "HUGPAPA", kata-kata Dial-Fit 3-in-1 ini menarik perhatian saya, "apa keunggulannya dibanding dengan Hip Seat lainnya?", "kenapa saya harus memilih Hugpapa Dial Fit yang harganya notabene cukup tinggi? (bagi saya)". Rasa penasaran ini yang membuat saya tertarik mencobanya dan beruntung sekali si kecil berjodoh dengan Hip Seat dari Korea yang berinovasi dengan Teknologi BOA di Denver, US. Teknologi BOA ini memudahkan kita sebagai orangtua saat ingin mengatur tali bahu pada alat gendong bayi.


Saat mendapat kabar baik dari Revu saya tidak sabar menanti kedatangan penggendong bayi yang canggih ini. Hari yang ditunggu pun datang dan kesan pertama saat unboxing Hugpapa Dial-Fit ini adalah KEREN! Kemasannya yang dominan hitam menampilkan kesan yang luxurious dan elegant, saya pun dengan tidak sabar mencoba memasang baby carrier tersebut, dan si kecil tidak mau kalah juga minta cepat-cepat digendong. RINGAN, MANTAP, NYAMAN, itu lah perasaan saya ketika menggendong si kecil menggunakan Hugpapa Dial-Fit 3-in-1 Hip Seat Baby Carrier

Unboxing Hugpapa Dial-Fit 3-in-1 Hip Seat Baby Carrier

HUGPAPA 2018 DIAL-FIT 3-IN-1 HIP SEAT BABY CARRIER



Beberapa fitur dan kelebihan dari gendongan bayi asal Korea ini adalah:
  1. DIAL-FIT, sistem dimana kita dapat mengencangkan tali bahu pada panjang yang sama dengan tetap mempertahankan posisi duduk seimbang kiri-kanan untuk si kecil, dengan cara menekan tombol di tengah bertuliskan BOA lalu diputar hingga kita menemukan posisi tali yang pas.
  2. Mempertahankan bentuk-C untuk punggung bayi dan bentuk-M untuk panggul bayi.
  3. Mengurangi sakit punggung karena menggendong bayi dalam posisi tidak tepat atau tidak seimbang.
  4. Busa kursi pinggul mendukung pinggul bayi dan punggung penggendong bayi.
  5. Diakui sebagai "hip-sehat" oleh International Hip Dysplasia Institute.
  6. Bagian dalam 100% katun sehingga tidak akan membuat si kecil kepanasan.
  7. Ada saku besar di bagian samping kanan untuk meletakkan dompet, ponsel, maupun kunci.
  8. Garansi seumur hidup untuk komponen dial BOA.
Hugpapa Baby Carrier dapat diatur menjadi 6 posisi, antara lain:
  • Hip Seat Carry
  • Front Face-in Carry
  • Front Face-out Carry
  • Front Face-in Carry dengan Kursi Hip
  • Carry Front-out dengan Kursi Hip
  • Carry Belakang

Menggendong dengan nyaman bersama HUGPAPA
Hugpapa yang saya pakai adalah tipe 2018 dimana harga normalnya adalah Rp 2.831.000,- dan saat ini sedang ada diskon di Lazada sebesar 15% sehingga dapat dibeli hanya Rp 2.400.000,-. Sementara untuk tipe 2019 New Edition dapat diberandol Rp 3.196.000,-. Tertarik untuk mencobanya? Moms dapat memesannya secara ONLINE melalui:
  1. Website resmi HUGPAPA: https://shop.hugpapa.co/
  2. Official store di e-commerce Lazada Indonesia
Happy Sharing and Happy Shopping! \(^.^)/



    Facebook: Hugpapa Official
    Twitter: @hugpapa_seoul
    Intagram: hugpapa_official
    You Tube: HUGPAPA


Sunday, February 10, 2019

Metode Pemberian MPASI


Biasanya mendekati masa-masa MPASI kita sebagai Moms akan merasa bingung, baik mulai dari perlengkapan MPASI yang harus dibeli, bahan-bahan yang harus disiapkan, variasi menu yang akan diberikan, dan sebagainya. Untuk mendapatkan info kita tidak akan segan mencari di forum internet maupun bertanya di komunitas Whatsapp Group. Alhasil jadi tambah bingung, itulah pengalaman saya sewaktu Hill mau mulai MPASI. Sebenarnya tidak salah kok banyak mencari informasi, namun kita juga harus pandai memilah sesuai situasi nyata yang kita hadapi. Maksudnya? Misalkan saya dapat informasi untuk buat MPASI anak beli blender ini, food container itu, beli bahan xxxx dan yyyy. Tapi pada nyatanya gak mungkin deh saya kasih MPASI homemade terus soalnya pergi kerja harus pagi-pagi ke jakarta (rumah saya waktu itu masih di cisauk-kabupaten tangerang selatan), beli semuanya waktu itu rumah udah penuh sama 'harta karun' mertua. Akhirnya saya bertanyalah kepada dokter anak, menu MPASI pemula yang disarankan.

Selain menu, saat itu yang lagi heboh diperbincangkan di kalangan whatsapp grup emak-emak adalah metode pemberian MPASI. Jadi ada 2 (dua) metode pemberian MPASI:

1. Responsive Feeding, metode ini dikenal dengan menyuapi si kecil, ada interaksi bicara dan tatap mata.
2. Baby Led Weaning, dalam metode ini si kecil dibiarkan mengeksplorasi makanan termasuk putuskan sendiri berapa banyak yang dimakan (biasanya berbentuk finger food, yang dapat dipegang si anak).

Apapun metode yang akan dipakai merupakan hak dari masing-masing orangtua, yang terpenting kita dapat memastikan bahwa kebutuhan nutrisi si kecil tercukupi.

Akhir tahun lalu, saya dan Hill menghadiri acara anniversary ke-4 @ceritaBLW di kemang. Dalam acara tersebut hadir seorang nutritionist dari Youvit, Rachel Onsen. Menurut Rachel, pemilihan makanan bagi si kecil amat penting supaya:
1. Pertumbuhan si kecil optimal
2. Meningkatkan imunitas si kecil
3. Mencegah obesitas
4. Mencegah kerusakan gigi
5. Mencegah konstipasi

Dan sebaiknya di awal MPASI pengenalan makanan dimulai dengan bermacam variasi sayuran, karena rasa sayuran lebih netral daripada buah. Awal MPASI adalah kesempatan orangtua memberikan beragam rasa dan tekstur pada si kecil, namun jangan diberikan rasa yang manis, asin, dan MSG, karena hal tersebut dapat menjadi penyebab anak memilih-milih makanan (picky eater).

Rachel Olsen, memperkenalkan metode "SAPERE" untuk pengenalan buah dan sayur pada anak, yaitu:
1. Ekspresi lebih jelas kepada makanan: tidak hanya yummy/ yucky
2. Mengenalkan asalnya makanan
3. Belanja bersama ke supermarket
4. Menyiapkan makanan bersama di dapur
5. Mencontohkan untuk makan buah dan sayur setiap hari.

"Anak memakan apa yang mereka sukai. Mereka suka apa yang mereka ketahui. Mereka mengetahui makanan yang sering disajikan untuk mereka." (Susanne Angle, Nutritional Counsel Finland).

Untuk memastikan anak suka atau tidak dengan suatu makanan dibutuhkan 15X mencoba.

Nah, moms udah mencoba berapa kali sebelum bilang si kecil gak suka makanan A atau makanan B?? Mari sama-sama belajar bersabar ya moms, kalau dulu sama doi aja bisa sabar sampai dilamar, masa sekarang sama anak gak bisa. Hehehee.

Happy Sharing! \(^.^)/


Wednesday, February 6, 2019

Thank you 2018, Welcome 2019

Sekarang sudah memasuki bulan kedua di tahun 2019, sudahkah Moms membuat resolusi untuk tahun 2019 ini? Atau let it go saja?

Gak ada yang benar dan salah mengenai resolusi kok, hanya saja beberapa orang membuat resolusi karena merasa perlu, contohnya diri saya sendiri. Kalau tidak buat resolusi atau target untuk tahun yang baru, rasanya hidup berjalan hambar, hahahaa.

Itu sudah saya buktikan tahun lalu, saya berpikir malas ah buat-buat resolusi, nanti kalau gak tercapai malah jadi baper. Memasuki bulan ke-3 (bulan Maret) saya jadi hilang arah dan bingung sendiri mau ngapain, akhirnya nulis resolusi 2018, telat banget ya? Tapi saya langsung ingat kata-kata mutiara, "lebih baik terlambat memulai daripada tidak memulai sama sekali."
Www.wennytendean.com

Nah, akhir desember 2018 saya sudah membuat resolusi 2019, saya sharing ya sebagian resolusi saya:

  1. Nulis minimal seminggu 1(satu) artikel di Mamibuy dan blog sendiri, yang mau baca-baca tulisan saya boleh mampir ya ke www.wennytendean.com
  2. Membuat blog khusus dengan niche FOOD & TRAVELLING, untuk yang ini saya masih "sewa" di wordpress, www.bikingemuk.wordpress.com 
  3. Tidak memegang HP saat sedang bermain dengan Hill, artinya baru "on" kalau si kecil lagi tidur siang/ tidur malam/ main sama Papa nya.
  4. Travelling bertiga saja! (curcol dikit ya, karena sejak menikah mama mertua ikut tinggal di rumah kami, kalau mau travelling pasti selalu bersama mertua. Jadi saya ingin tahun 2019 ini ada waktu yang benar-benar hanya saya, Hill, dan suami saja).
  5. Belajar saham lagi dan mau buat lagi blog khusus tentang saham (doakan berjalan lancar ya).
Www.bikingemuk.wordpress.com

Alasan kenapa saya membuat Resolusi setiap tahun adalah:
1. Untuk memotivasi diri sendiri ketika sedang "down"
2. Sebagai "panduan" saya menuju dreams yang akan saya capai

Dan sebaiknya resolusi tersebut dipajang di depan meja kerja supaya setiap saat dapat terlihat. Kalau menurut kalian penting gak sih membuat resolusi setiap tahun? :)

Wednesday, December 19, 2018

Setiap Momen Bersama Si Kecil Begitu Berharga

Ketika pertama kali mendengar tangis Hill, perasaan saya adalah senang sekaligus khawatir. Senang karena akhirnya berhasil melewati sembilan bulan menjaga si kecil dalam kandungan, senang dapat melewati proses persalinan yang cukup lancar. Namun rasa khawatir menjadi new mom atau istilah kerennya mama muda, ternyata lebih banyak. Berbagai pertanyaan dan muncul dalam hati:
  • Gimana kalau ASI saya tidak mencukupi, pakai sufor apa donor ASI?
  • Kalau Hill sakit harus bagaimana?
  • Bagaimana cara gendong anak yang benar?
  • Apakah saya harus tetap bekerja atau resign jaga anak?
  • Umur berapa anak bisa balik badan, merangkak, duduk, berdiri, makan sendiri?
  • Bagaimana stimulasi motorik si kecil yang benar sejak dini?
  • Dan beragam pertanyaan-pertanyaan lainnya.
Setiap hari pastinya kita selalu tertarik melihat perkembangan dan pergerakkan si kecil, seperti menguap, menangis, tersenyum, atau saat berusaha menggapai sesuatu.
Senyum dan tawanya adalah momen yang terlalu sayang untuk dilewatkan
Bahkan karena waktu itu saya sangat ingin Hill cepat berbicara, setiap sedang menyusui, ganti popok, maupun bermain, saya selalu ajak Hill berbicara, sampai-sampai mertua yang tinggal serumah dengan kami berkata, "Mama bawel ya Hill." Kalau Hill sudah dapat berbicara mungkin akan dijawab, "iya." Hehee.


PERKEMBANGAN MOTORIK

Saya juga sangat tertarik mengikuti beberapa seminar mengenai 1000 hari pertama kehidupan si anak. 1000 hari pertama kehidupan merupakan fase penting dalam fondasi kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan optimal bagi setiap individu. Sayangnya saya kurang mencari informasi saat hamil, saya berpikir bahwa 1000 hari itu dimulai sejak si anak lahir tapi ternyata justru sudah dimulai saat masih di kandungan. Mengetahui kesalahpahaman tersebut saya merasa khawatir karena 270 hari pertama tidak dimanfaatkan secara maksimal dan membuat saya menjadi sangat antusias mencari berbagai informasi mengenai pertumbuhan dan perkembangan optimal untuk sang buah hati.

Bersama Hill dalam salah satu acara talkshow mengenai tumbuh kembang anak

Salah satu perkembangan anak yang paling sering menjadi materi saat saya mengikuti beberapa talkshow adalah mengenai perkembangan motorik anak. Perkembangan motorik ini sangat penting karena berhubungan dengan pengendalian gerak tubuh yang terkoordinasi antara susunan syaraf, otot, otak, dan spinal cord si kecil.

Perkembangan motorik itu sendiri dibedakan menjadi 2(dua):

1. MOTORIK KASAR

Perkembangan yang berhubungan dengan gerakan otot besar anak yang menunjukkan kemampuan si Kecil dalam berlari, melompat, duduk, merangkak, dan lain sebagainya. Beberapa contoh kegiatan dan permainan yang dapat melatih gerak motorik kasar anak antara lain: 

  • Bermain perosotan
  • Trampolin
  • Membaca buku bergambar
  • Naik turun tangga
  • Bermain bola
Salah satu permainan favorit Hill untuk melatih motorik kasar

Berjalan dan berlari di pantai melatih motorik anak dengan fun
Mengajak Hill membaca buku saat usia 8 bulan sambil melatih posisi duduk si kecil

2. MOTORIK HALUS

Perkembangan yang berhubungan dengan gerak otot-otot kecil seperti jari-jemari tangan yang dapat dipelajari seperti  menggenggam, memindahkan benda, mencoret-coret, dan menyusun balok. Beberapa kegiatan dan permainan sederhana yang dapat melatih gerak motorik halus anak antara lain:

  • Menggenggam jari
  • Bermain puzzle
  • Bermain balok
  • Memberikan snack yang dapat dipegang anak


Salah satu cara melatih motorik anak melalui cemilan

Melatih motorik halus dengan memindahkan pasir ke cetakan
Melatih motorik halus sebenarnya sudah dapat dilatih walaupun usia si kecil masih beberapa hari melalui sentuhan ke jemari si kecil, atau dengan memberikan salah satu jari kita untuk disentuh si kecil.

Menggenggam jari sebagai salah satu bonding sekaligus melatih motorik si kecil

MONDE BOROMON COOKIES

Ada yang ingat cookies dengan bentuk bulat kecil-kecil? Ini cemilan favorit saya dulu waktu di sekolah dasar sampai saat ini. Sekarang sudah ada Monde Boromon Cookies dengan kemasan baru yang lebih efisien. Makanan selingan kukis yang dapat dikonsumsi oleh anak usia 1-5 tahun ini sekarang terdapat dalam kemasan kotak ukuran 120 gram yang terdiri dari 6 (enam) bungkus kecil masing-masing 20 gram.

Boromon cookies
Kemasan baru Monde Boromon Cookies

Monde Boromon Cookies selain kemasannya yang praktis, juga memiliki banyak kelebihan seperti:

  • Membantu melatih motorik anak untuk menggenggam dan memasukkan cookies ke mulut.
  • Mudah meleleh saat terkena air liur di mulut, sehingga melatih motorik yang ada di lidah dan mulut bayi.
  • Membantu si kecil mengeksplorasi rasa, bentuk, tekstur, serta kemampuan untuk makan.
  • Proses pembuatannya dipanggang
  • Gluten Free
  • Mengandung sari pati kentang
  • Mengandung madu
  • Dibuat dengan minyak ikan (mengandung DHA)


Informasi nilai gizi Monde Boromon Cookies

Asik banget kan, si kecil bisa ngemil Monde Boromon Cookies sambil tetap melatih motoriknya. Anak senang mama pun tenang.

Hill yang asik snacking bersama Monde Boromon Cookies


*Disclaimer: Tulisan ini dibuat untuk diikutsertakan dalam kompetisi blog Monde Boromon Cookies bersama Blogger Perempuan