Friday, August 31, 2018

Natsbee Honey Lemon Solusi Praktis Asik Tanpa Toxic

"Wah, sekarang enak ya wen kerjaan lo jalan-jalan terus."
Bagi beberapa teman yang hanya melihat instagram saya seringkali berkomentar seperti itu, karena feed instagram saya isinya foto-foto di restaurant, mall, hotel, maupun tempat wisata. Tapi tahukah kalian bahwa kenyataannya tidak seindah postingan foto yang saya tampilkan? Banyak perjuangan di balik setiap foto tersebut, seperti :
  • Mencari event yang memperbolehkan membawa anak. Terkadang hanya bisa mengelus dada saat harus melewatkan event bagus karena tidak diperkenankan membawa anak.
  • Ketika dapat kerjaan yang memperbolehkan bawa anak harus siap mental dan tenaga. Karena selain bawa tas ransel yang isinya perlengkapan si anak (popok, susu, makanan, minuman, baju ganti) harus menyiapkan tenaga untuk gendong si kecil naik turun kereta.
  • Mengerahkan konsentrasi untuk mendengarkan pembicara, sambil edit foto dan berusaha membuat si kecil betah menemani mama nya.
konsentrasi-terhadap-pembicara-dan-si-kecil
Dokumentasi Blogger Tangsel Plus 
Menjalani hari sebagai ibu rumah tangga sambil menekuni hobi menulis ternyata tidak semudah yang saya pikirkan. Manajemen waktu yang masih berantakkan membuat saya terkadang merasa stress, jadwal makan dan tidur jadi tidak teratur, hingga olahraga terlantar. Hasilnya badan mudah sekali terasa lelah sampai berujung masuk angin.

Belajar dari pengalaman hari ke hari, saya memutuskan harus segera keluar dari zona "gaya hidup tidak sehat", dan inilah yang saya lakukan :
  1. Menyadari kekuatan fisik diri sendiri, tidak bisa dipungkiri mau memasuki kepala 3 kondisi fisik menurun drastis jadi mudah lelah, sehingga harus memilih-milih kegiatan yang akan diikuti, mulai dari melihat lokasi dan waktu dari pelaksanaannya.
  2. Berkaitan dengan nomor 2, saya mulai mengurangi kegiatan diluar rumah dari yang awalnya bisa keluar 3-4 kali seminggu menjadi 1 kali dalam 2 minggu, atau maksimal seminggu sekali.
  3. Mulai memperhatikan makanan yang masuk ke dalam tubuh, seperti sebuah pepatah "you are what you eat."
  4. Minum jus buah dan sayur setiap pagi sebelum sarapan (saat perut kosong).
  5. Nah, terakhir ini adalah tips yang paling mudah , yaitu mengkonsumsi Madu dan Lemon.
natsbee-minuman-madu-lemon
Natsbee, Minuman Madu Lemon untuk Bersihkan Hari Aktifmu


NATSBEE HONEY LEMON

Mengapa Madu dan Lemon menjadi salah satu tips untuk gaya hidup sehat? Madu dipercaya meningkatkan daya tahan tubuh dan aman untuk dikonsumsi setiap hari. Sementara lemon yang kaya akan Vitamin C membuat tubuh terasa tetap segar dan dapat mendetoksifikasi tubuh kita dengan mengikat zat-zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh.

natsbee-aman-dan-sehat
Kenapa Natsbee???

Natsbee Honey Lemon dari POKKA adalah minuman Madu Lemon pertama di Indonesia sebagai solusi #AsikTanpaToxic untuk bersihkan hari aktifmu. Minuman ini cocok untuk kita yang memiliki aktivitas padat dan dianjurkan untuk diminum dalam keadaan dingin supaya lebih segar dan nikmat. Berikut keunggulan dan kandungan dalam sebotol Natsbee :

  • Madu Alam Asli : Meningkatkan sistem imun tubuh, meningkatkan mood, dan meredakan rasa cemas.
  • Vitamin C : Sebagai antioksidan dan menjaga tekanan darah.
  • Jus Lemon Asli : Memperbaiki sistem pencernaan tubuh, menyerap elektorlit dan air yang tidak dibutuhkan oleh tubuh, menjaga keseimbangan dan kesegaran tubuh.
  • Tanpa Pengawet dan Pewarna Buatan :  Meminimalisir resiko timbulnya zat karsinogen dan mengurangi resiko kanker.

bersihkan-hari-aktifmu-bersama-natsbee
Bersihkan hari aktifmu bersama NATSBEE!

POKKA CORPORATION DAN PT DIMA INDONESIA

Pokka Corporation berdiri pada tahun 1957 di Jepang yang kemudian di tahun 1977 mendirikan Pokka Corporation (Singapore) PTE LTD. Pada tahun 2000, PT Dima Indonesia ditunjuk sebagai distributor untuk produk Pokka di Indonesia. Tahun 2015, Pokka Sapporo Food & Beverage Ltd dan PT Dima Indonesia menandatangani perjanjian perusahaan joint venture baru, PT Pokka Dima International dan melakukan "peletakkan batu pertama" pembangunan pabrik produksi Pokka di Indonesia (Sumber: http://dima.co.id/id/principals-and-brands-id/).

pokka-natsbee-honey-lemon
POKKA Natsbee Honey Lemon

Disclaimer : tulisan ini untuk diikutsertakan dalam kompetisi blog Natsbee Honey Lemon bersama dengan Blogger Perempuan dan dibuat berdasarkan pengalaman penulis sendiri.

Monday, August 6, 2018

Peduli Kesehatan Miss V Sejak Dini Bersama Felancy

Semenjak memiliki seorang putri, saya menjadi lebih peduli dengan pola hidup sehat. Entah kenapa tiba-tiba perasaan takut terjangkit suatu penyakit semakin besar. Ditambah saat baru melahirkan hingga anak berusia 3 bulan, saya sempat masuk angin hampir 6 kali, padahal sebelumnya dapat dikatakan saya jarang sekali sakit. Mungkin setahun hanya sekali saja flu dan batuk. Berbagai artikel kesehatan menjadi pengisi waktu luang dan acara edukasi kesehatan menjadi pilihan utama untuk "hangout" keluar. 

mom-and-daughter
Saya dan Hill di Acara Felancy Blogger Gathering
Ketika memutuskan berhenti bekerja salah satu faktor pendukung adalah kondisi fisik yang semakin hari terasa cepat lelah dan berat badan terus menurun. Sebagai gambaran sekilas sebelum hamil berat badan saya di angka 44 kg, saat hamil naik menjadi 56 kg, dan setelah melahirkan berat badan saya menyentuh angka 39 kg saat usia Hill genap 5 bulan.
berat-badan-setelah-melahirkan
Berat badan saya saat Hill usia 5 bulan
Beberapa alasan kenapa saya menjadi lebih peduli dengan kesehatan adalah :
  1. Saya ingin melihat Hill tumbuh dewasa bahkan sampai dia berkeluarga. 
  2. Setelah melahirkan kondisi fisik saya menurun drastis, yang tadi nya jarang sakit menjadi mudah lelah dan gampang sakit.
  3. Kesadaran bahwa penyakit nomor 1 yang paling sering ditemui dan juga penyebab angka kematian meningkat adalah kanker payudara, dimana wanita lah yang mengalami nya.
Dan ternyata bukan hanya kasus kanker payudara saja yang paling banyak ditemui di Indonesia. Kementrian Kesehatan mencatat bahwa kanker serviks (kanker leher rahim) menempati peringkat kedua untuk jenis kanker yang paling banyak ditemui.

dr-ferry-darmawan-spog
dr. Ferry Darmawan, SpOG
Dalam acara Felancy Moms Beauty Blogger Gathering di Jakarta Selatan, 31 Juli 2018, dr. Ferry Darmawan SpOG menyampaikan bahwa penyebab dari kanker serviks adalah human papillomavirus (HPV). Karena itu deteksi dini amatlah penting, apalagi untuk gejala dari kanker serviks sendiri tidak terlihat apabila masih stadium awal. Selain melakukan vaksinasi, untuk perempuan dari usia 21 - 65 tahun yang sudah pernah berhubungan seksual sangat dianjurkan melakukan pap smear setiap tahunnya.

pap-smear
Pap Smear

vaksinasi-hpv
Vaksinasi HPV
Selain itu pemilihan bahan dari pakaian dalam yang dikenakan juga ternyata sangat penting bagi kesehatan organ kewanitaan kita. Untuk menghindari daerah miss V lembab dan berisiko terkena kanker serviks, dr. Ferry menganjurkan agar para wanita lebih peduli membersihkan area miss V saat buang air kecil dan rajin mengganti celana dalam 2-3 kali sehari.

Pernyataan dr. Ferry sedikit banyak menyentil saya yang lebih sering menggunakan pantyliner dengan alasan kepraktisan. Ternyata penggunaan pantyliner justru lebih tinggi terkena keputihan yang lebih berisiko terkena kanker serviks. 

ibu-untung-endang-suryani-cisc
Ibu Untung Endang Suryani dari komunitas CISC
Dalam bincang santai yang sangat mengedukasi siang itu, Ibu Untung Endang Suryani dari komunitas Cancer Information and Support Centre (CISC) turut membagikan pengalaman nyata saat dirinya divonis mengidap kanker serviks stadium lanjut.
"Saya selama ini merasa menjalani hidup sudah 'bersih', tidak macam-macam, siapa sangka dapat terkena kanker serviks," ungkap wanita tegar yang duduk di hadapan kami. 
Semua berawal dari keputihan saat Desember 2016, tidak ada yang aneh dengan keputihan tersebut, tidak berbau maupun berwarna kuning. Namun, setelah tidak kunjung hilang beliau akhirnya bercerita kepada seorang teman yang dengan sangat yakin menyatakan bahwa itu tanda-tanda Ibu Endang memasuki masa menopause, sehingga disarankan untuk mengkonsumsi obat herbal dan jamu.

Alih-alih membaik, kondisinya justru makin memburuk. Di bulan Januari Ibu Endang menstruasi normal, Februari ada darah yang menggumpal. Maret dan April sempat berhenti, namun setelahnya malah semakin deras menstruasi yang dialami. Bahkan dirinya sampai harus menggunakan diapers yang diganti setiap satu jam sekali.

Suaranya mulai bergetar saat menceritakan bagaimana akhirnya beliau mengikuti saran keluarga untuk ke dokter hingga dirinya divonis kanker serviks stadium 2b. Dia harus menggunakan tampon yang sakitnya luar biasa, sampai dirinya meminta sang Pencipta untuk mengambil saja nyawanya. Namun sang Kuasa punya rencana berbeda, Dia memakai Ibu Endang untuk memberikan kekuatan bagi para wanita lainnya. Setelah melalui pengobatan sinar selama 18 kali dan kemoterapi kondisinya mulai membaik.

"Pembelajaran dari apa yang saya alami adalah segera konsultasi ke dokter apabila merasa ada yang tidak beres dengan kondisi tubuh kita, jangan coba-coba mengobati sendiri dengan herbal ataupun jamu. Karena sudah ada bukti nyata bahwa itu sia-sia, yaitu saya sendiri." Tegas Ibu Endang sambil menutup sesi sharing dari dirinya.
ibu-agnes-dewi-pt-megariamas-sentosa
Ibu Agnes Dewi, Marketing Manager PT Megariamas Sentosa
Felancy yang awalnya merupakan produsen baju tidur wanita dan saat ini telah berkembang menjadi spesialisasi di bidang pakaian dalam wanita, sebagai bentuk kepeduliannya terhadap kaum wanita mengadakan educative talkshow dan workshop dengan menggandeng tabloid Nova dan Grid sebagai media partner di acara tersebut. Felancy mengajak para wanita untuk lebih peduli terhadap kesehatan Miss V sejak dini.

Di bawah naungan PT Megariamas Sentosa, hingga saat ini Felancy telah memiliki lebih dari 400 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia dan memiliki koleksi produk yang komplit seperti bra, panty, corset, body suit, dan sleepwear. Produk Felancy melalui R&D tim khusus melakukan product development yang telah disesuaikan dengan bentuk tubuh wanita Asia.

koleksi-bra-felancy
Koleksi Bra Felancy
Seperti yang disampaikan dr. Ferry bahwa pemilihan bahan dasar dari pakaian dalam wanita amatlah penting, maka selain warna dan bentuk pakaian dalam Felancy yang terlihat menarik, apabila kita pakai produk Felancy terasa nyaman dipakai.

panty-felancy
Koleksi Panty Felancy
Saya pribadi telah menggunakan panty dan sleepwear (baju tidur) dari salah satu koleksi Felancy. Bahan panty nya sendiri adalah katun yang mampu menyerap keringat di area miss V kaum wanita, karena selain menjaga kulit wajah, sangatlah penting bagi kita memastikan kulit di area miss V tetap kering dan bersih. Dengan menggunakan panty dari Felancy dan rutin mengganti 2-3 kali sehari, saya merasa area miss V selalu kering dan keputihan berkurang.

Yang tidak kalah nyaman juga adalah baju tidur dari Felancy. Bahannya adem dan motifnya walau minimalis tetap terlihat lucu dengan warna-warna pastel yang lembut. Akan lebih menyenangkan apabila Felancy memberikan ukuran di setiap koleksi baju tidurnya, karena ukuran free size selalu kebesaran di badan saya yang imut ini. Hehee.

sleepwear-felancy
Sleepwear Felancy
Sebelum menutup rangkaian acara yang sangat mengedukasi tersebut, para peserta dibekali cara mengukur bra, karena ukuran yang sesuai juga merupakan faktor penting bagi kesehatan payudara wanita dan memastikan sirkulasi darah di sekitar payudara tidak terganggu.

cara-menentukan-ukuran-bra-yang-sesuai
Cara Menentukan Ukuran Bra yang Sesuai

cara-cepat-menentukan-ukuran-bra
Cara Cepat Menentukan Ukuran Bra
Menutup sesi gathering siang itu, seluruh peserta diberikan masing-masing peralatan DIY (Do It Yourself) untuk membuat kata-kata penyemangat  (quotes) bagi para sahabat wanita kita yang sedang berjuang melawan kanker serviks dimanapun mereka berada.

diy-workshop-felancy-bloggers-gathering
Hasil DIY Peserta Workshop
Ada pertemuan ada pula perpisahan, setelah menyantap makan siang saya pun berfoto bersama dengan seluruh blogger, narasumber, MC, dan juga EO dari Unicorn Adcom.

felancy-moms-beauty-blogger-gathering
Foto Bersama Felancy Moms Beauty Blogger Gathering
Di setiap event selalu ada "hadiah" yang saya terima, dan hari itu saya mendapatkan ilmu yang sangat berarti dan membuka mata saya untuk lebih aware dengan perubahan yang terjadi di area kewanitaan saya.
Terkadang kita terlalu sibuk mengejar impian dan lupa akan kesehatan, padahal impian dapat dicapai bila kita sehat, namun kesehatan yang hilang tidak dapat dikembalikan oleh impian. -WennyKT