Hugpapa Dial-Fit, Baby Carrier Dengan Teknologi BOA

Memilih gendongan bayi ternyata tidak semudah yang saya bayangkan, karena ada banyak model dan juga fungsi yang berbeda-beda. Mulai dari jenis gendongan, model gendongan itu sendiri hingga tingkat kenyamanan dan keamanan bagi si kecil, sampai dengan harga yang ditawarkan. Salah satu yang menarik perhatian saya sebenarnya adalah baby carrier yang banyak macamnya dan variasi harga dari yang murah hingga sangat tinggi. Saya pernah mencoba beberapa baby carrier sebelum akhinya jatuh hati dengan yang terakhir ini.

Ada yang pernah dengar Hugpapa Dial-Fit 3-in-1 Hip Seat Baby Carrier? Selain nama "HUGPAPA", kata-kata Dial-Fit 3-in-1 ini menarik perhatian saya, "apa keunggulannya dibanding dengan Hip Seat lainnya?", "kenapa saya harus memilih Hugpapa Dial Fit yang harganya notabene cukup tinggi? (bagi saya)". Rasa penasaran ini yang membuat saya tertarik mencobanya dan beruntung sekali si kecil berjodoh dengan Hip Seat dari Korea yang berinovasi dengan Teknologi BOA di Denver, US. Teknologi BOA ini memudahkan kita sebagai orangtua saat ingin mengatur tali bahu pada alat gendong bayi.


Saat mendapat kabar baik dari Revu saya tidak sabar menanti kedatangan penggendong bayi yang canggih ini. Hari yang ditunggu pun datang dan kesan pertama saat unboxing Hugpapa Dial-Fit ini adalah KEREN! Kemasannya yang dominan hitam menampilkan kesan yang luxurious dan elegant, saya pun dengan tidak sabar mencoba memasang baby carrier tersebut, dan si kecil tidak mau kalah juga minta cepat-cepat digendong. RINGAN, MANTAP, NYAMAN, itu lah perasaan saya ketika menggendong si kecil menggunakan Hugpapa Dial-Fit 3-in-1 Hip Seat Baby Carrier

Unboxing Hugpapa Dial-Fit 3-in-1 Hip Seat Baby Carrier

HUGPAPA 2018 DIAL-FIT 3-IN-1 HIP SEAT BABY CARRIER



Beberapa fitur dan kelebihan dari gendongan bayi asal Korea ini adalah:
  1. DIAL-FIT, sistem dimana kita dapat mengencangkan tali bahu pada panjang yang sama dengan tetap mempertahankan posisi duduk seimbang kiri-kanan untuk si kecil, dengan cara menekan tombol di tengah bertuliskan BOA lalu diputar hingga kita menemukan posisi tali yang pas.
  2. Mempertahankan bentuk-C untuk punggung bayi dan bentuk-M untuk panggul bayi.
  3. Mengurangi sakit punggung karena menggendong bayi dalam posisi tidak tepat atau tidak seimbang.
  4. Busa kursi pinggul mendukung pinggul bayi dan punggung penggendong bayi.
  5. Diakui sebagai "hip-sehat" oleh International Hip Dysplasia Institute.
  6. Bagian dalam 100% katun sehingga tidak akan membuat si kecil kepanasan.
  7. Ada saku besar di bagian samping kanan untuk meletakkan dompet, ponsel, maupun kunci.
  8. Garansi seumur hidup untuk komponen dial BOA.
Hugpapa Baby Carrier dapat diatur menjadi 6 posisi, antara lain:
  • Hip Seat Carry
  • Front Face-in Carry
  • Front Face-out Carry
  • Front Face-in Carry dengan Kursi Hip
  • Carry Front-out dengan Kursi Hip
  • Carry Belakang

Menggendong dengan nyaman bersama HUGPAPA
Hugpapa yang saya pakai adalah tipe 2018 dimana harga normalnya adalah Rp 2.831.000,- dan saat ini sedang ada diskon di Lazada sebesar 15% sehingga dapat dibeli hanya Rp 2.400.000,-. Sementara untuk tipe 2019 New Edition dapat diberandol Rp 3.196.000,-. Tertarik untuk mencobanya? Moms dapat memesannya secara ONLINE melalui:
  1. Website resmi HUGPAPA: https://shop.hugpapa.co/
  2. Official store di e-commerce Lazada Indonesia
Happy Sharing and Happy Shopping! \(^.^)/



    Facebook: Hugpapa Official
    Twitter: @hugpapa_seoul
    Intagram: hugpapa_official
    You Tube: HUGPAPA


Metode Pemberian MPASI


Biasanya mendekati masa-masa MPASI kita sebagai Moms akan merasa bingung, baik mulai dari perlengkapan MPASI yang harus dibeli, bahan-bahan yang harus disiapkan, variasi menu yang akan diberikan, dan sebagainya. Untuk mendapatkan info kita tidak akan segan mencari di forum internet maupun bertanya di komunitas Whatsapp Group. Alhasil jadi tambah bingung, itulah pengalaman saya sewaktu Hill mau mulai MPASI. Sebenarnya tidak salah kok banyak mencari informasi, namun kita juga harus pandai memilah sesuai situasi nyata yang kita hadapi. Maksudnya? Misalkan saya dapat informasi untuk buat MPASI anak beli blender ini, food container itu, beli bahan xxxx dan yyyy. Tapi pada nyatanya gak mungkin deh saya kasih MPASI homemade terus soalnya pergi kerja harus pagi-pagi ke jakarta (rumah saya waktu itu masih di cisauk-kabupaten tangerang selatan), beli semuanya waktu itu rumah udah penuh sama 'harta karun' mertua. Akhirnya saya bertanyalah kepada dokter anak, menu MPASI pemula yang disarankan.

Selain menu, saat itu yang lagi heboh diperbincangkan di kalangan whatsapp grup emak-emak adalah metode pemberian MPASI. Jadi ada 2 (dua) metode pemberian MPASI:

1. Responsive Feeding, metode ini dikenal dengan menyuapi si kecil, ada interaksi bicara dan tatap mata.
2. Baby Led Weaning, dalam metode ini si kecil dibiarkan mengeksplorasi makanan termasuk putuskan sendiri berapa banyak yang dimakan (biasanya berbentuk finger food, yang dapat dipegang si anak).

Apapun metode yang akan dipakai merupakan hak dari masing-masing orangtua, yang terpenting kita dapat memastikan bahwa kebutuhan nutrisi si kecil tercukupi.

Akhir tahun lalu, saya dan Hill menghadiri acara anniversary ke-4 @ceritaBLW di kemang. Dalam acara tersebut hadir seorang nutritionist dari Youvit, Rachel Onsen. Menurut Rachel, pemilihan makanan bagi si kecil amat penting supaya:
1. Pertumbuhan si kecil optimal
2. Meningkatkan imunitas si kecil
3. Mencegah obesitas
4. Mencegah kerusakan gigi
5. Mencegah konstipasi

Dan sebaiknya di awal MPASI pengenalan makanan dimulai dengan bermacam variasi sayuran, karena rasa sayuran lebih netral daripada buah. Awal MPASI adalah kesempatan orangtua memberikan beragam rasa dan tekstur pada si kecil, namun jangan diberikan rasa yang manis, asin, dan MSG, karena hal tersebut dapat menjadi penyebab anak memilih-milih makanan (picky eater).

Rachel Olsen, memperkenalkan metode "SAPERE" untuk pengenalan buah dan sayur pada anak, yaitu:
1. Ekspresi lebih jelas kepada makanan: tidak hanya yummy/ yucky
2. Mengenalkan asalnya makanan
3. Belanja bersama ke supermarket
4. Menyiapkan makanan bersama di dapur
5. Mencontohkan untuk makan buah dan sayur setiap hari.

"Anak memakan apa yang mereka sukai. Mereka suka apa yang mereka ketahui. Mereka mengetahui makanan yang sering disajikan untuk mereka." (Susanne Angle, Nutritional Counsel Finland).

Untuk memastikan anak suka atau tidak dengan suatu makanan dibutuhkan 15X mencoba.

Nah, moms udah mencoba berapa kali sebelum bilang si kecil gak suka makanan A atau makanan B?? Mari sama-sama belajar bersabar ya moms, kalau dulu sama doi aja bisa sabar sampai dilamar, masa sekarang sama anak gak bisa. Hehehee.

Happy Sharing! \(^.^)/


Thank you 2018, Welcome 2019

Sekarang sudah memasuki bulan kedua di tahun 2019, sudahkah Moms membuat resolusi untuk tahun 2019 ini? Atau let it go saja?

Gak ada yang benar dan salah mengenai resolusi kok, hanya saja beberapa orang membuat resolusi karena merasa perlu, contohnya diri saya sendiri. Kalau tidak buat resolusi atau target untuk tahun yang baru, rasanya hidup berjalan hambar, hahahaa.

Itu sudah saya buktikan tahun lalu, saya berpikir malas ah buat-buat resolusi, nanti kalau gak tercapai malah jadi baper. Memasuki bulan ke-3 (bulan Maret) saya jadi hilang arah dan bingung sendiri mau ngapain, akhirnya nulis resolusi 2018, telat banget ya? Tapi saya langsung ingat kata-kata mutiara, "lebih baik terlambat memulai daripada tidak memulai sama sekali."
Www.wennytendean.com

Nah, akhir desember 2018 saya sudah membuat resolusi 2019, saya sharing ya sebagian resolusi saya:

  1. Nulis minimal seminggu 1(satu) artikel di Mamibuy dan blog sendiri, yang mau baca-baca tulisan saya boleh mampir ya ke www.wennytendean.com
  2. Membuat blog khusus dengan niche FOOD & TRAVELLING, untuk yang ini saya masih "sewa" di wordpress, www.bikingemuk.wordpress.com 
  3. Tidak memegang HP saat sedang bermain dengan Hill, artinya baru "on" kalau si kecil lagi tidur siang/ tidur malam/ main sama Papa nya.
  4. Travelling bertiga saja! (curcol dikit ya, karena sejak menikah mama mertua ikut tinggal di rumah kami, kalau mau travelling pasti selalu bersama mertua. Jadi saya ingin tahun 2019 ini ada waktu yang benar-benar hanya saya, Hill, dan suami saja).
  5. Belajar saham lagi dan mau buat lagi blog khusus tentang saham (doakan berjalan lancar ya).
Www.bikingemuk.wordpress.com

Alasan kenapa saya membuat Resolusi setiap tahun adalah:
1. Untuk memotivasi diri sendiri ketika sedang "down"
2. Sebagai "panduan" saya menuju dreams yang akan saya capai

Dan sebaiknya resolusi tersebut dipajang di depan meja kerja supaya setiap saat dapat terlihat. Kalau menurut kalian penting gak sih membuat resolusi setiap tahun? :)